Hari ini bidadari kecilku Chelsea bangun agak siang,pukul 6.30 ocehannya baru terdengar…,padahal biasanya dia sudah terjaga saat adzan subuh terdengar…
Bergesernya waktu bangunnya membuat aktifitas mandi dan makannnya pun sedikit bergeser…
Sarapan Chlesea kali ini tidak seperti biasa..suasana sepi….,di taman ini setiap pagi banyak bayi yang bekumpul untuk sekedar main atau melakukan rutinitas sarapan..
Wajah Chelsea terlihat tidak begitu bersemangat untuk makan pagi ini..walau sekali-sekali tertawa kecil mengamati burung-burung kecil yang hinggap dan terbang mengeluarkan suara khasnya..cit..citt..cuitt…( kaya lagu Jhosua.. )
”eh..baru mam juga Chelsea?” sapa ibu muda itu dengan ramah.., jujur saya tidak tahu siapa namanya tapi yang jelas kami sering bertegur sapa karena anaknya Reni sangat akrab dengan Chelsea…dari sapaan tadi berkembanglah obrolan kami..seputar pekerjaan, makanan hingga rencana liburan,Selama obrolan kami, Reni selalu membuat Chelsea tertawa ..itulah hebatnya dunia anak2..hanya dengan menggoyang-goyangkan kaki Chelsea, Reni mampu membuat anakku bahagia..
”aduh Reni lucu banget yah mbak.., umur berapa mbak?”tanyaku ( gadis kecil ini memang sangat lucu..tubuhnya yang ndut dan matanya sangat cantik) ‘’2,5 tahun..tapi belom bisa ngomong..telinganya ada gangguan pendengaran..jadi yah gitu lha mbak..dia belum bisa bicara sedikitpun”ungkap wanita berjilbab itu dengan lirih
Hati saya langsung berdegub kencang..mendengarnya…, Penyebabnya apa mbak?tanyaku ..”wah saya nggak tau penyebabnya apa ,mungkin waktu saya hamil saya kan sakit tampak , tapi saya nggak konsultasi kedokter..mungkin itu penyebabnya”jelasnya.
Setelah itu ibu muda ini memaparkan bahwa dia baru mengetahui anaknya ada gangguan pendengaran disaat umur 1,5 tahun…, menurutnya dia tidak curiga sama sekali saat Reni tidak ada respon walau mendengar suara kegaduhan dan saat Reni dipanggil selalu acuh itu dianggapnya keturunan ayahnya yang memang acuh terhadap apapun..
Saat menyadarinya pun sudah terlambat telinganya kata dokter sudah tidak bisa disembuhkan..dia sudah diyatakan tuli…
Betapa sedih hati saya mendengar ceritanya ternyata gadis kecil yang selalu riang dan selalu mengajak anakku tertawa..ternyata tidak dapat mendengar…saya memang baru mengenal mereka 3 bulan yang lalu tepatnya saat Chelsea sudah diberi makanan pendamping…tapi sejak saya melihat Reni saya langsung menyayanginya…
Tapi saya salut dengan ibu muda itu … dia masih terlihat tegar. dan dengan tenang dia berkata ” wah tapi untunglah mbak sekolah untuk tuna rungu kan banyak!”
”Gangguan pendengaran disebabkan faktor internal & eksternal, internalnya adalah faktor genetika atau keturunan dan eksternalnya akibat terkena virus. Bila sang ibu ketika mengandung bayinya terkena virus Rubella, suhu badannya tinggi dan muncul bintik-bintik merah. Maka ketika bayinya lahir, kemungkinan besar mengalami gangguan pendengaran berat. Karena virus Rubella mengeluarkan racun yang bisa merusak syaraf-syaraf sensor indera pendengaran sang bayi ”
Begitulah penjelasan pakar kesehatan Harso Susanto, yang saya baca di Internet…
Ada pelajaran yang dapat saya ambil dari cerita tentang Reni…, betapa kita sebagai orang tua harus lebih memperhatiakn secara lebih detail tumbuh kembang si kecil…dan..bila ternyata memang Tuhan memberikan kelainan pada buah hati kita hadapilah dengan tabah..dan terus memberinya semangat…agar dia tetap tumbuh menjadi anak yang percaya diri seperti Reni..yang selalu riang….,dibalik kekurangan pasti ada kelebihan yang luar biasa…
(mulai skrg saya akan cari tahu siapa nama ibunya Reni ini..nggak enak juga selama ini hanya memanggilnya dengan sebutan teteh ternyata saya baru mengetahui kalau dia orang batak)